KPU masalah Hoaks KPPS Meninggal Diracun: Janganlah Politisasi Petugas yang Gugur
KPU masalah Hoaks KPPS Meninggal Diracun: Janganlah Politisasi Petugas yang Gugur

KPU masalah Hoaks KPPS Meninggal Diracun: Janganlah Politisasi Petugas yang Gugur

Hore.info, Jakarta – Keluarga korban hoaks petugas KPPS bernama Sita Fitriati yang wafat sebab diracun melapor ke polisi. KPU minta seluruh pihak tidak mempolitisisasi pemicu petugas KPPS wafat.

“Janganlah mempolitisir petugas KPPS yang gugur. Hormati perjuangan mereka yang kerja dengan semangat suka-rela, serta sudah turut aktif mensukseskan pemilu 2019,” tutur komisioner KPU Viryan Aziz waktu dihubungi detikcom, Jumat (10/5/2019).

Viryan menjelaskan pihaknya berduka atas wafatnya Sita. Ia memberi dukungan sikap keluarga yang memberikan laporan penebar hoaks ke polisi.

“Kami ikut berduka untuk keluarga petugas KPPS yang gugur, memberi dukungan sikap keluarga almarhumah yang memberikan laporan ke polisi. Minta Cyber Crime Mabes Polri bisa selekasnya mengolah laporan itu,” tutur Viryan.

Menurut dia, account sebarkan berita hoaks itu harus bertanggungjawab atas tindakannya. Viryan minta polisi memberi sangsi berat buat aktor.

“Account twit yang posting berita itu, harus bertanggungjawab atas postingannya. Jika yang di-publish hoaks, kami meminta dikasih sangsi pidana yang berat sebab sebarkan berita hoaks ditengah-tengah kedukaan yang ada,” kata Viryan.

Dikabarkan awalnya, Informasi wafatnya Sita Fitriati karena toksin itu disebarkan oleh pemilik account Facebook bernama Doddy Fajar serta saya Twitter PEJUANG PADI @5thsekali. Dalam postingannya, dimaksud Sita Fitriati petugas KPPS 32, RW 23, Kelurahan Kebon Jayanti, Kota Bandung wafat.

Dalam keterangannya, almarhum adalah mahasiswi tingkat akhir berumur 21 tahun serta dalam tubuhnya diketemukan zat kimia yang memiliki kandungan toksin yang begitu beresiko.

Info itu dibantah oleh kakak Sita Fitriati, Muhammad Rizal, menurut dia ada banyak info yang salah berkaitan adiknya itu. Keluarga korban juga akui, sudah memberikan laporan insiden itu ke petugas kepolisian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Rekapitulasi Suara Luar Negeri, Jokowi Unggul di Tawau Malaysia

Rekapitulasi Suara Luar Negeri, Jokowi Unggul di Tawau Malaysia

Hore.info, Jakarta – Hasil rekapitulasi pemilu di luar negeri dari Tawau di Malaysia serta Kuwait ...

Wiranto Singgung Tokoh di Luar Negeri yang Jadi Kompor Penghasut Rakyat

Wiranto Singgung Tokoh di Luar Negeri yang Jadi Kompor Penghasut Rakyat

Hore.info, Jakarta – Menteri Koordinator bagian Politik Hukum serta Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyentuh masalah ...

Situng KPU 65%: Jokowi Unggul 12,2 Juta Suara dari Prabowo

Situng KPU 65%: Jokowi Unggul 12,2 Juta Suara dari Prabowo

Hore.info, Jakarta – Data yang masuk di Skema Info Perhitungan Suara (Situng) KPU untuk Pemilihan ...

Tanggapan Sandiaga Waktu Diberi pertanyaan Bila Kalah Vs KPU

Tanggapan Sandiaga Waktu Diberi pertanyaan Bila Kalah Vs KPU

Hore.info, Banda Aceh – Calon wakil presiden Sandiaga Uno akui tidak mau berandai-andai berkaitan pengumuman ...

KPU Terangkan Jalur Perbaikan Input Data di Situng

KPU Terangkan Jalur Perbaikan Input Data di Situng

Hore.info, Jakarta – KPU menerangkan jalur atau proses perbaikan input data di skema info penghitungan ...

Papan Bunga 'Selamat Hadir Presiden' Berjejer di Kantor BPN Aceh

Papan Bunga ‘Selamat Hadir Presiden’ Berjejer di Kantor BPN Aceh

Hore.info, Banda Aceh – Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno direncanakan bertandang ke Aceh ini hari. Di ...