Sebuah Cerita Keangkeran Pulau Kemaro Palembang dan Masih Misteri

Sebuah Cerita Keangkeran Pulau Kemaro Palembang dan Masih Misteri

HOREINFO – Sebuah Cerita Keangkeran Pulau Kemaro Palembang dan Masih Misteri atau sering disebut Pulau Kemaro
Terbentuknya di tengah Sungai Musi, tepatnya di dekat Kecamatan Kalidoni Palembang, menceritakan sebuah kisah cinta Siti Fatimah dan Tan Bunn An yang telah melegenda.

Akan tetapi kisah legenda percintaan mereka berakhir tragis, Pulau Kemaro juga digosipkan dengan kisah mistis yang cukup membuat merinding.

Sebagai salah satu destinasi wisata religi di Kota Palembang, Pulau Kemaro dilengkapi dengan fasilitas tempat peribadatan umat Konghuchu. Ada kelenteng dan pagoda, bahkan lokasi ini diramaikan lautan manusia saat perayaan Cap Go Meh.

Menurut Harun, pengurus Yayasan Pulau Kemaro, Legenda Siti Fatimah dan Tan Bun Ann juga menjadi daya tarik tersendiri.  Deposit Via Pulsa

Siti Fatimah dikisahkan sebagai keturunan Raja Sriwijaya yang menganut agama Islam, sedangkan Tan Bunn An yang merupakan putra Raja Tionghoa adalah penganut umat Buddha.

Meskipun berbeda keyakinan dan etnis, keduanya mampu merajut tali kasih hingga ke jenjang pernikahan. Mereka pun sempat berlayar ke negara asal Tan Bun Ann untuk mengambil hadiah dari Kerajaan Tionghoa.

“Sesampainya di Palembang, Tan Bun Ann membuang hadiah tersebut ke Sungai Musi. Dia mengira hadiah tersebut berupa daging dan sayur yang sudah membusuk,” ungkapnya

“Ternyata, di dalam peti hadiah tersebut ada bongkahan emas yang baru diketahuinya saat tercecer waktu dibuangnya,” katanya.      Deposit Judi Pulsa

Karena merasa bersalah telah membuang pemberian orangtuanya, Tan Bun Ann terjun ke dalam Sungai Musi untuk mengambil emas tersebut. Tan Bun Ann berpesan jika dia tidak muncul ke permukaan, akan ada gundukan tanah di dekat tempatnya terjun ke sungai, tepatnya di Pulau Kemaro.

Melihat Tan Bun Ann tidak muncul ke permukaan, Siti Fatimah pun ikut terjun untuk menyelamatkan suaminya. Tubuh Siti Fatimah pun juga tidak terlihat. Akhirnya, dua pengawalnya ikut terjun ke Sungai Musi.

Penampakan Wanita Cantik

“Namun, keempat orang tersebut tidak pernah muncul ke permukaan. Masyarakat mempercayai bahwa gundukan tanah yang tiba-tiba muncul di Pulau Kemaro adalah makam keempat orang tersebut,” ujarnya.

Legenda ini pun semakin mengangkat nama Pulau Kemaro ke tengah masyarakat sekitar. Hingga akhirnya Pulau Kemaro direnovasi dan menjadi semakin cantik dengan bangunan yang didominasi berwarna kuning dan merah.

Nando, warga Kecamatan Ilir Timur 2 Palembang, ternyata pernah mengalami kejadian mistis di Pulau Kemarau. Sekitar tahun 2006, dia bersama beberapa temannya mengunjungi Pulau Kemaro pada sore hari.

Saat memasuki kawasan Pulau Kemaro, dia tidak melihat hal aneh apa pun. Nando pun penasaran dengan makam Siti Fatimah, Tan Bun Ann, dan para pengawalnya yang berada di dalam Kelenteng Pulau Kemaro.

“Waktu saya mau masuk ke dalam kelenteng tersebut, ada sosok wanita di dekat pintu kelenteng. Dia menggunakan pakaian serba putih dan cantik sekali,” katanya.

Dia yang dikaruniai mata batin sejak lahir, sudah mengetahui bahwa wanita berjubah putih itu adalah makhluk astral. Namun aura positif yang dipancarkan wanita tersebut membuat pria berusia 32 tahun ini tidak merasa ketakutan.

Nando bahkan melemparkan senyuman ke wanita tersebut. Makhluk astral itu bahkan membalas senyuman dan langsung menghilang.

Makhluk Berwajah Seram

“Saya juga melihat kakek tua bertubuh kecil di dekat makam. Dia yang malah tersenyum ke saya, tapi langsung menghilang. Saya diam saja dan bergegas keluar dari kelenteng itu,” ungkapnya.

Kejadian mistis pun terus dialami Nando. Saat dia bersama teman-temannya mendatangi Pohon Cinta, yang juga menjadi ikon Pulau Kemaro. Dia melihat sosok makhluk hitam tinggi menjulang ke atas.

Nando tepat berada di belakang makluk tersebut. Saat sosok hitam tinggi itu menoleh ke belakang, Nando melihat dengan jelas wajahnya yang sangat menyeramkan. Bahkan tapak kaki makhluk tersebut sebesar kepala manusia.

“Seram banget, saya ketakutan dan berusaha cuek dengan mengalihkan pandangan saya. Saat saya melihat ke arah depan lagi, dia sudah menghilang,” katanya.

Beberapa tahun kemudian, Nando menceritakan kisah tersebut ke Harun. Sosok wanita tersebut diduga merupakan jelmaan Siti Fatimah yang terkenal cantik rupawan.

Setelah menceritakan kisah spiritualnya, Nando kembali mengalami kejadian serupa di dalam mimpinya. Dia bermimpi kembali ke kejadian 2006 silam dan melihat seluruh penampakan di Pulau Kemaro.

“Ada lagi yang lain, tapi saya tidak bisa menceritakannya. Karena ini akan berdampak buruk jika ditulis,” ucapnya.    Deposit Via Pulsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*