Yenny Wahid Capres Boleh ke Pesantren Asal Tak Kampanye Vulgar
Yenny Wahid Capres Boleh ke Pesantren Asal Tak Kampanye Vulgar

Yenny Wahid Capres Boleh ke Pesantren Asal Tak Kampanye Vulgar

Yenny Wahid: Capres Boleh ke Pesantren, Asal Tak Kampanye Vulgar

Hore.info, Jakarta – Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid berpendapat pasangan capres-cawapres boleh menghadiri acara di pondok pesantren. Namun, sebaiknya para calon tidak perlu berkampanye yang vulgar.

“Kandidat boleh berkunjung ke pesantren atau lembaga pendidikan ya tidak masalah karena itu adalah mekanisme menyerap aspirasi dari warga pesantren sendiri yang kemudian harus diperjuangkan oleh kalau kami paslon nomor 01 dalam pemerintahannya nanti,” kata Yenny, di kawasan CFD, Jakarta Pusat, Minggu (14/10/2018).

Yenny mengatakan pasangan capres cawapres yang hadir di lembaga pendidikan tak perlu menyebut-nyebut nomor urut. Sebab hal itu dilarang oleh KPU.

“Tetapi mungkin kita kampanye tidak usah terlalu vulgar, kita kampanye yang halus-halus saja, tidak usah sebut coblos nomor sekian nomor sekian kan nggak usah. Jadi kita berkunjung silaturahmi menyerap aspirasi,” ungkapnya.

Baca juga: Menelisik Alasan Pesantren Jadi Magnet Safari Capres-Cawapres

Menurut Yenny kedatangan paslon capres cawapres ke pondok pesantren lebih ditujukan untuk menyerap aspirasi. Menurutnya kedatangan capres cawapres untuk meminta dukungan ke pondok pesantren tidak masalah asalkan tidak berkampanye secara langsung dengan menyebut nomor urut.

“Nggak apa-apa asal jangan vulgar ngomongnya. Kita semua tidak boleh vulgar itu saran saya, kalau masuk lembaga-lembaga pendidikan jangan berkampanye langsung. Tidak boleh vulgar kan sudah tahu sama tahu ketika berkunjung ke sana pun sebetulnya penyerapan aspirasi dan penyerapan,” imbuhnya.

Sebelumnya KPU mengimbau capres-cawapres tidak menodai lembaga pendidikan dan tempat ibadah dengan kampanye. Sebab, kedua tempat tersebut dinilai digunakan untuk menuntut ilmu.

“Saya kira, ada baiknyalah kandidat-kandidat itu tidak menodai kehormatan lembaga pendidikan, tempat ibadah, begitu ya. Sebab, kan lembaga pendidikan itu kan di mana kita menyemai nilai generasi bangsa kita agar mereka memahami nilai politik yang benar, etika politik yang benar. Janganlah itu dinodai dengan pesan politik yang sifatnya partisan,” kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Baca juga:┬áReunian di Krapyak Ma’ruf Amin Saya Tak Kampanye di Ponpes

KPU mengatur larangan berkampanye di lembaga pendidikan, tempat ibadah, dan fasilitas pemerintah. Namun jika capres-cawapres hanya datang ke lembaga pendidikan untuk memberikan kuliah umum tapi tidak kampanye, itu tidak jadi masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jokowi: Bapak Ibu Saya Orang Boyolali

Jokowi: Bapak Ibu Saya Orang Boyolali

Hore.info, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara soal asal usul keluarganya. Dia menegaskan orang ...

Jokowi: Saya Masuk ke Pasar Karena Ada yang Teriak Harga Mahal

Jokowi: Saya Masuk ke Pasar Karena Ada yang Teriak Harga Mahal

Hore.info, Jakarta – Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) cerita ke para caleg ...

Sandiaga Sepakat dengan Jokowi soal Standar Moral Tinggi di Medsos

Sandiaga Sepakat dengan Jokowi soal Standar Moral Tinggi di Medsos

Hore.info, Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno sepakat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pernyataan moral ...

Kakek Misterius Ikut Aksi Bela Tauhid, Kerap Muncul Tiap Ada Demo

Kakek Misterius Ikut Aksi Bela Tauhid, Kerap Muncul Tiap Ada Demo

Hore.info, Jakarta – Di tengah Aksi Bela Tauhid, kakek ini muncul dan menjadi pusat perhatian ...

Kata Timses Jokowi soal LSI Nilai Prabowo Minus 3M

Kata Timses Jokowi soal LSI Nilai Prabowo Minus 3M

Hore.info, Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) mengomentari soal pernyataan LSI ...

Gerindra ke LSI Denny JA: Prabowo Surplus 3M, Bisa Menang 60%

Gerindra ke LSI Denny JA: Prabowo Surplus 3M, Bisa Menang 60%

Jakarta – Partai Gerindra keberatan dengan penilaian LSI Denny JA yang menyebut capres Prabowo Subianto ...